RSS

PEDOMAN TATA CARA MENDIRIKAN KOPERASI

30 Des

PEDOMAN TATA CARA MENDIRIKAN KOPERASI

 

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang  atau badan hokum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan .

UU No. 25 tahun 1992 dan peraturan pelaksanaannya menegaskan bahwapemberian status badan hukum koperasi dan pembubaran koperasi merupakan wewenang dan tanggung jawab pemerintah  dengan melalui kebijakannya.

 

I.            Jenis Koperasi

sebelum mendirikan koperasi harus ditentukan secara jelas jenis koperasi dan keanggotaan yang selalu berhubungan dengan kegiatan usaha.

Dasar menentukan jenis koperasi adalah sebagai berikut :

–        Kesamaaan aktivitas

–        Kebutuhan dan kepentingan ekonomi anggotanya , seperti :

a.      Koperasi Simpan Pinjam

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 1995 pasal 1 bahwa KSP adalah koperasi yang kegiatannya hanya usaha simpan pinjam.

Keanggotaan KSP pada prinsipnya bebas bagi semua orang yang memenuhi untuk menjadi anggota KSP

b.      Koperasi Konsumen

Menyalurkan barang-barang konsumsi kepada para anggota dengan harga layak berusaha membuat sendiri barang-barang konsumsi untuk anggota . koperasi konsumsi juga boleh melayani umum

c.       Koperasi Produsen

Adalah koperasi yang anggotanya orang-orang yang mampu menghasilkan barang, misalnya :

  • Koperasi kerajinan industri kecil
  • Koperasi perkebunan
  • Koperasi produksi pertenakan

d.      Koperasi Pemasaran

Adalah koperasi yang beranggotakan orang-orang yang mempunyai kegiatan dibidang pemasaranbarang-barang dagang. Misalnya :

  • Koperasi pemasaran ternak sapi
  • Koperasi pemasaran elektronik
  • Koperasi pemasaran alat-alat kantor

e.      Koperasi Jasa

Didirikan untuk memberikan pelayanan kepada para anggotanya.

Ada beberapa koperasi jasa antara lain :

  • Koperasi angkutan : memberikan jasa angkutan barabg atau orang
  • Koperasi perumahan : memberikan jasa penyewaan rumah sehat dengan sewa yang cukup murah atau menjual rumah dengan harga murah
  • Koperasi asuransi : membrikan jasa jaminan kepada para anggotanya

 

II.            Pembentukan Koperasi

a)      Syarat Pembentukan Koperasi

Dalam UU no 25 tahun 1992 tentang perkoperasian, yaitu pasal 6 sampai 8 disebutkan bahwa persyaratan untuk pembentukan koperasi adalah :

o   Persyaratan pembentukan koperasi didasarkan atas bentuk koperasi yang akan dibentuk yaitu apakah koperasi primer atau sekunder

o   Untuk persyaratan koperasi primer memerlukan minimal 20 orang anggota .

Untuk persyaratan koperasi sekunder memerlukan minimal 3 koperasi yang telah berbadan hukum

o   Koperasi yang dibentuk harus berkedudukan diwilayah Negara Republik Indonesia

o   Untuk pembentukan koperasi dilakukan dengan akta pendirian yang memuat Anggaran Dasar

Anggaran dasar koperasi harus memuat sekurang-kurangnya :

–        Daftar nama pendiri

–        Nama dan tempat kedudukan

–        Maksud dan tujuan serta bidang usaha

–        Ketentuan mengenai keanggotaan

–        Ketentuan mengenai rapat anggota

–        Ketentuan mengenai Pengelolaan

–        Ketentuan mengenai Permodalan

–        Ketentuan mengenai Jangka waktu berdirinya

–        Ketentuan mengenai Pembagian SHU

–        Ketentuan mengenai sanksi

b)      Langkah dalam mendirikan koperasi

 

–        Dasar Pembentukan

a.      Orang-orang yang mendirikan dan nantinya menjadi anggota koperasi harus mempunya kegiatan dan kepentingan ekonomi yang sama.

b.      Usaha harus layak secara ekonomi

c.       Modal sendiri harus cukup tersedia untuk mendukung kegiatan usaha yang akan dilaksanakan tanpa menutup kemungkinan memperoleh bantuan, fasilitas, dan pinjaman dari pihak luar

d.      Kepengurusan dan manajemen harus disesuaikan dengan kegiatan usaha yang akan dilaksanakan agar tercapai efisiensi dalam pengelolaan koperasi.

 

–        Persiapan pembentukan

a.      Harus dipersiapkan dengan matang oleh para pendiri

b.      Yang dimaksud dengan para pendiri adalah mereka yang hadir dalam rapat pembentukan koperasi dan telah memenuhi persyaratan keanggotaan serta menyatakan diri sebagai anggota koperasi

Para pendiri mempersiapkan rapat pembentukan dengan cara antara lain penyusunan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga

 

–        Rapat pembentukan

a.      Rapat anggota koperasi harus hadir sekurang kurangnya 20 orang untuk koperasi primer dan sekurang-kurangnya 3 orang untuk koperasi sekunder

b.      Rapat pembentukan dipimpin oleh seseorang/bebebrapa pendiri atau kuasa pendiri

Kuasa pendiri adalah beberapa orang dari pendiri yang diberi kuasa dan sekaligus ditunjuk oleh pendiri untuk pertama kalinya sebagai pengurus koperasi untuk memproses pengajuan permintaan pengesahan akta pedirian koperasi dan menandatangani anggraran dasar koperasi

c.       Apabila diperlukan dan atas dasar permohonan para pendiri, Pejabat Departemen Koperasi, PKM dapat hadir dalam rapat pembentukan untuk membantu kelancaran jalannya rapat dan memberikan petunjuk-petunjuk lainnya.

d.      Dalam rangka pembentukan tersebut perlu dibahas antara lain mengenai keanggotaan, usaha yang akan dijalankan, modal sendiri, kepengurusan dan pengelolaan usaha serta pengurusan anggaran dasar/anggaran rumah tangga.

e.      Rapat harus mengambil keputusan terhadap hal-hal sebagaimana dimaksudkan pada butir b dan d

 

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 30, 2010 in Ekonomi Koperasi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: