RSS

Perekonomian Global

 Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan ( Economic Cooperation and Development/OECD) memperkirakan ekonomi global akan tumbuh menguat secara bertahap dalam dua tahun mendatang, tetapi dengan kecepatan berbeda di setiap negara.

Dalam proyeksi ekonomi yang dirilis Rabu (29/5/2013) organisasi itu menyatakan bahwa Amerika Serikat kemungkinan akan tumbuh lebih cepat daripada negara-negara anggota OECD lainnya, dengan proyeksi pertumbuhan 1,9 persen pada 2013 dan 2,8 persen pada 2014.

Di sisi lain, OECD juga mengemukakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jepang cenderung berfluktuasi. Pada tahun 2013, pertumbuhan ekonomi negara Matahari Terbit ini diperkirakan akan meningkat sebesar 1,6 persen. Namun, pada tahun depan, pertumbuhan ekonomi menurun menjadi 1,4 persen.

Sementara itu, kawasan Eropa diperkirakan tetap dalam resesi pada tahun ini, sebelum mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 1,1 persen pada 2014. OECD mengidentifikasi pengangguran sebagai tantangan yang paling besar yang dihadapi negara-negara yang masuk dalam euro, dan menyerukan upaya lebih banyak untuk mengatasi hal itu.

Untuk pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang umumnya lebih kuat daripada negara maju, namun juga pada tingkat yang berbeda-beda. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan bakal berada di 1,2 persen pada 2013 dan 2,3 persen pada 2014. (Kompas.com PARIS)

 Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini berada di level 2,2 persen. Namun dalam jangka waktu satu tahun ke depan, pertumbuhan perekonomian dunia akan membaik menjadi 3 persen dan pada 2015 menjadi 3,3 persen.

Dari rata-rata pertumbuhan ekonomi global itu, perekonomian di negara berkembang diperkirakan mencapai 5,1 persen pada 2013, dan terus menguat menjadi 5.6 persen pada 2014. Adapun pada 2015, pertumbuhan mencapai 5,7 persen.

Pertumbuhan tertinggi dicatat oleh negara-negara yang berada di kawasan Asia Pasifik, dengan tingkat pertumbuhan mencapai 7,3 persen pada tahun ini. Sementara itu untuk negara yang berada di kawasan Eropa dan Asia Tengah diperkirakan hanya akan tumbuh 2,8 persen.

Perekonomian beberapa negara berkembang, yaitu Brazil, India, Russia, Afrika Selatan dan Turki, diperkirakan akan pulih seperti sebelum terjadinya krisis, lantaran masalah suplai kebutuhan bisa teratasi. Ekonomi China diperkirakan semakin melambat dalam rangka untuk mengembalikan keseimbangan perekonomiannya.

“Meskipun ada perbaikan di sektor keuangan, perlambatan ekonomi riil justru membahayakan, dan bisa berlarut-larut kondisinya,” ujar Kaushik Basu, Senior Vice President dan Kepala Ekonom Bank Dunia dalam siaran pers, Rabu (12/6/2013).

(Kompas.com WASHINGTON)

 

SUMBER :

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/06/13/09572118/Perekonomian.Global.Bakal.Tumbuh.2.2.Persen

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/05/29/21534750/OECD..Pertumbuhan.Ekonomi.Global.Menguat

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 1, 2013 in Uncategorized

 

PERPAJAKAN INTERNASIONAL DAN PENETAPAN HARGA TRANSFER

Rumitnya hukum dan aturan yang menentukan pajak bagi perusahaan asing dan laba yang dihasilkan diluar negeri sebenarnya berasal dari beberapa konsep dasar. Konsep ini mencakup istilah :

  1. Netralis pajak, berarti pajak tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan alokasi sumber daya
  2. Equitas pajak, berarti wajib pajak yang menghadapi situasi yang mirip serupa semestinya membayar pajak yang sama tetapi terdapat ketidaksetujuan antar bagaimana menginterprestasikan konsep ini.

 

KEANEKARAGAMAN SISTEM PAJAK NASIONAL

Pengelolaan yang efektif atas potensi pajak memerlukan adanya pemahaman sistem-sistem pajak nasional yang sangat berbeda dari suatu negara ke negara lain. Perbedaan berkisar dari jenis pajak dan beban pajak hingga perbedaan dalam penilaian pajak dan filosofi penagihan.

Jenis-jenis Pajak

  1. Pajak Penghasilan Perusahaan, mungkin digunakan secara lebih luas untuk menghasilkan pendapatan bagi pemerintah dibandingkan dengan pajak utama lainnya dengan kemungkinan pengecualian untuk bead an cukai.
  2. Pajak pungutan adalah pajak yang dikenakan oleh pemerintah terhadap dividen, bunga, dan pembayaran royalty yang diterima oleh investor asing.
  3. Pajak pertambahan nilai merupakan pajak konsumsi yang ditemukan di Eropa dan Kanada. Pajak ini umumnya dikenakan terhadap nilai tambah dari setiap tahap produksi atau distribusi. Pajak ini berlaku untuk total penjualan dikurangi dengan pembelian dari unit penjual perantara.
  4. Pajak perbatasan seperti bea cukai dan bea impor umumnya ditujuan untuk menjaga agara barang domestic dapat bersaing harga dengan barang impor. Dengan demikian pajak yang dikenakan terhadap impor umumnya dilakukan secara parallel dan pajak tidak langsung lainnya dibayarkan oleh produsen domestic barang yang sejenis.
  5. Pajak transfer/pengiriman merupakan jenis pajak tidak langsung lainnya. Pajak ini dikenakan terhadap pengalihan (transfer) objek antarpembayar pajak dan dapat menimbulkan pengaruh yang penting terhadap keputusan bisnis seperti struktur akuisisi.

Beban Pajak

Ketika semakin banyak perusahaan yang mengurangi tarif pajak perusahaan marginal, banyak pula negara yang memperluas dasar pajak perusahaan. Dalam dunia nyata tarif pajak efektif jarang sekali sama dengan tarif pajak nominal. Dengan demikian tidaklah tepat untuk mendasarkan perbandingan antarnegara pada tarif pajak wajib saja. Lagipula tarif pajak yang rendah tidak selalu berarti beban pajak yang lebih rendah. Secara internasional beban pajak harus selalu ditentukan dengan mengamati tarif pajak efektif.

 

 

 

 

Sistem Administrasi Pajak

Untuk penyederhanaan terdapat dua sistem yaitu :

  1. Sistem klasik

Pajak penghasilan perusahaan pada penghasilan kena pajak dibayarkan pada tingkat perusahaan dan tingkat pemegang saham.

  1. Sistem terintegrasi

Pajak-pajak perusahaan dan pemegang saham diintegrasikan untuk mengurangi atau menghilangkan pajak ganda atas penghasilan perusahaan.

Insentif pajak luar negeri

Banyak negara menawarkan insentif pajak untuk menarik investasi luar negeri. Insentif dapat berupa hibah tunai bebas pajak yang digunakan untuk biaya aktiva tetap dari proses industri baru atau pengampunan untuk membayar pajak selama beberapa periode waktu.

Persaingan Pajak Yang Membahayakan

Tren diseluh dunia yang mengarah pada penurunan tarif pajak penghasilan perusahaan merupakan dampak langsung kompetisi pajak. Kompetisi yang dilakukan oleh negara surga pajak akan bermanfaat jika dapat membuat pemerintah menjadi lebih efesien. Sedangkan dampaknya berbahaya jika mengalihkan pendapatan pajak bagi pemerintah yang sebenarnya memerlukan pendapatan tersebut untuk menyediakan jasa yang dibutuhkan oleh kalangan usaha.

Pemajakan Terhadap Sumber Laba Dari Luar Negeri dan Pemajakan Ganda

Kebanyakan negara menerapkan prinsip seluruh dunia dan mengenakan pajak terhadap laba atau pendapatan perusahaan dan warga negara di dalamnya, tanpa melihat wilayah negara. Gagasan yang mendasarinya adalah bahwa anak perusahaan asing sebuah perusahaan lokal hanyalah suatu perusahaan lokal yang kebetulan beroperasi di luar negeri.
PEMAKAIAN TERHADAP SUMBER LABA DARI LUAR NEGERI DAN PEMAJAKAN GANDA

Setiap Negara mengklaim hak untuk mengenakan pajak terhadap laba yang dihasilkan di dalam wilayahnya. Namun demikian, filosofi nasional atas pengenaan pajak terhadap sumber-sumber dari luar negeri itu berbeda-beda dan ini merupakan hal yang penting dari sudut pandang seorang perencana pajak.

Kredit Pajak Luar Negeri

pajak luar negeri dapat dihitung sebagai kredit langsung atas pajak penghasilan yang dibayarkan atas laba cabang atau anak perusahaan dan setiap pajak yang dipungut pada sumbernya seperti deviden, bunga, dan royalti yang dikirimkan kembali kepada investor domestik. Kredit pajak juga dapat diperkitakan jika jumlah pajak penghasilan luar negeri yang dibayarkan tidak terlampau jelas.

Pembatasan Kredit Pajak

Pembatasan kredit pajak luar negeri tersendiri berlaku untuk pajak AS atas sumber pajak penghasilan luar negeri untuk masing-masing jenis penghasilan berikut ini :

  1. Pendapatan pasif
  2. Pendapatan jasa keuangan
  3. Pendapatan pajak pungutan yang tinggi
  4. Pendapatan transportasi
  5. Deviden untuk masing-masing perusahaan luar negeri dengan porsi kepemilikan sebesar 10% hingga 50%

 

Perjanjian Pajak

Perjanjian pajak mempengaruhi pajak pungutan atas deviden, bunga dan royalti yang dibayarkan oleh perusahaan di suatu negara kepada pemegang saham asing. Perjanjian ini biasanya memberikan pengurangan timbal balik atas pajak pungutan deviden dan seringkali mengecualikan royalti dan bunga dari pajak pungutan.

Pertimbangan Mata Uang Asing

Keuntungan atau kerugian dalam mata uang asing yang secara umum dilokasikan antara sumber AS dan sumber luar negeri dengan mengacu pada tempat kedudukan pembayar pajak yang di dalam buku akuntansinya mencerminkan aktiva atau kewajiban dalam mata uang asing.sumber keuntungan atau kerugian adalah amerika serikat.

 

DIMENSI PERENCANAAN PAJAK

Pengamatan atas masalah perencanaan pajak dimulai dengan dua hal dasar :

  1. Pertimbangan pajak seharusnya tidak pernah mengendalikan strategi usaha/bisnis. Kekuatan keuangan atau operasional dari transaksi bisnis harus berdiri sendiri.
  2. Perubahan hukum pajak secara konstan membatasi manfaat perencanaan pajak dalam jangka panjang

Pertimbangan Organisasi

Jika operasi luar negeri pada awalnya diramalkan akan mendatangkan kerugian mungkin akan menguntungkan secara pajak apabila diorganisasikan secara cabang pada tahap awal. Jika anak perusahaan diorganisasikan di sebuah negara surga pajak yang tidak mengenakan pajak sama sekali, maka penangguhan pajak akan semakin terlihat menarik.

Perusahaan Luar Negeri Yang Dikendalikan Dan Laba Subbagian F

Amerika Serikat menutup lubang kelemahan ini dengan Perusahaan Luar Negeri yang dikendalikan dan provisi laba Subbagian F. Laba Subbagian F mencakup beberapa pendapatan penjualan dan jasa dengan pihak berhubungan istimewa.

Induk Perusahaan Di Luar Negeri

Induk perusahaan ini yang menyangkut pajak antara lain :

  1. Mempertahankan manfaat tingkat pajak pungutan atas deviden, bunga, royalti, dan pembayaran serupa lainnya.
  2. Menunda pajak AS atas laba luar negeri hingga laba tersebut direpatriasikan ke induk perusahaan AS (yaitu dengan menanamkan kembali laba tersebut di luar negeri)
  3. Menunda pajak AS atas keuntungan dari penjualan saham anak perusahaan operasi luar negeri

Perusahaan Penjualan Luar Negeri

Amerika Serikat menciptakan perusahaan penjualan luar negeri FSC untuk mendorong ekspor dan memperbaiki posisi neraca pembayaran AS yang makin memburuk. Berdasarkan provisi FSC sebagian laba dari ekspor AS yang dilakukan oleh FASC dikecualikan oleh pajak penghasilan AS.

Keputusan-keputusan Pendanaan

Sebagaimana yang ditunjukan oleh diagram berikut perusahaan afiliasi pendanaan luar negeri juga dapat digunakan untuk mengalihkan laba dari negara dengan pajak tinggi yang menjadi lokasi induk perusahaan atau perusahaan afiliasike negara yang yurisdiksi pajak rendah tempat perusahaan afiliasi yang memberikan pendanaan.

 

Penggabungan Kredit Pajak

Laba yang digabungkan dari banyak sumber memungkinkan kelebihan kredit yang dihasilkan dari negara dengan tarif pajak tinggi untuk mengurangi laba yang diterima dari wilayah dengan tarif pajak rendah.kelebihan kredit pajak dapat diperluas untukpajak-pajak yang dibayarkan berkaitan dengan deviden yang dibagikan oleh perusahaan luar negeri lapis kedua dan ketiga dalam suatu jaringan perusahaan multinasional.

Alokasi Akuntansi Biaya

Alokasi biaya internal diantara kelompok perusahaan merupakan sarana lain untuk menggeser laba dari negara dengan pajak tinggi negara dengan pajak rendah. Yang paling umum adalah alokasi beban overhead perusahaan kepada perusahaan afiliasi di negara-negara dengan pajak tinggi.

Lokasi Dan Penentuan Harga Transfer

Lokasi sistem produksi dan distribusi juga menawarkan keuntungan pajak. Laba bagi sistem perusahaan secara keseluruhan dapat ditingkatkan dengan menentukan harga transfer yang tinggi atas komponen yang dikirimkan dari anak perusahaan di negara-negara dengan tingkat pajak yang relatif rendah danharga transfer rendah atas komponen-komponen yang dikirimkan dari anak perusahaan yang berada di negara-negara dengan tarif pajak yang relatif tinggi.

 

PENETAPAN HARGA TRANSFER INTERNASIONAL : VARIABEL YANG RUMIT

 

Penentuan harga transfer merupakan sesuatu yang baru timbul belakangan ini. Penentuan harga transfer di Amerika Serikat berkembang bersamaan dengan pergerakan desentralisasi yang mempengaruhi banyak usaha Amerika selama paruh pertama abad ke-20. Sekali perusahaan berekspansi secara internasional masalah penentuan harga transfer juga berekspansi dengan cepat. Terdapat faktor-faktor diantaranya :

  1. Faktor Pajak
  2. Faktor Tarif
  3. Faktor Daya Saing
  4. Faktor Evaluasi Kerja

METODOLOGI PENENTUAN HARGA TRANSFER

 

Dalam suatu dunia dengan pasar yang sangat kompetitif, tidak akan menjadi masalah besar ketika hendak menetapkan harga transfer sumber daya dan jasa antarperusahaan. Harga transfer dapat didasarkan pada biaya selisih kenaikan atau harga pasar. Pengaruh lingkungan atas harga transfer juga menimbulkan sejumlah pertanyaan mengenai metodologi penentuan harga.
Harga Versus Biaya Versus

Sistem harga transfer berbasis biaya dapat menanggulangi kekurangan ini. Lagi pula sistem ini sederhana untukdigunakan, didasarkan pada data yang langsung tersedia, mudah untuk dijelaskan kepada otoritas pajak, merupakan hal yang rutin dilakukan sehingga dapat menghindarkan terjadinya friksi internal yang sering terjadi apabila sistem arbiter digunakan.

Sistem berbasis biaya terlalu mengandalkan biaya historis yang mengabaikan hubungan permintaan dan penawaran secara kompetitif dan tidak mengalokasikan biaya pada produk atau jasa dengan cara yang memuaskan. Masalah penentuan biaya sangat terasa dalam tingkat internasional karena konsep akuntansi biaya ini berada dari satu negara ke negara.
Prinsip Wajar

OECD mengidentifikasikan beberapa meode yang lebih luas untuk memastikan harga wajar ini. Metode itu adalah :

  1. Metode harga tidak terkontrol yang setara (bebas)

Berdasarkan metode ini harga transfer ditentukan dengan mengacu pada harga yang digunakan dalam transaksi setara antara perusahaan yang independent atau setara perusahaan dengan pihak ketiga yang tidak berkaitan.

  1. Metode transaksi tidak terkontrol yang setara (bebas)

Metode ini diterapkan untuk pengalihan aktiva tidak berwujud. Metode ini mengidentifikasikan tingkat royalty acuan dengan mengacu pada transaksi yang tidak terkontrol di mana aktiva tidak berwujud yang sama atau serupa dialihkan. Sebagaimana metode harga tidak terkontrol yang setara, metode ini bergantung pada perbandingan pasar.

  1. Metode harga jual kembali

Metode ini menghitung harga transaksi yang wajar yang diawali dengan harga yang dikenakan atas penjualan barang yang dimaksud kepada pembeli yang independent. Margin yang memadai untuk menutup beban dan laba nomal kemudian dikurangkan dari harga ini untuk memperoleh harga transfer antarperusahaan.

  1. Metode biaya plus (biaya lebih)

Metode ini berguna apabila barang semi jadi dialihkan antarperusahaan afiliasi luar negeri atau jika suatu entitas merupakan sub kontraktor bagi perusahaan lain.

  1. Metode laba sebanding

Metode ini digunakan jika acuan produk atau pasar tidak tersedia. Metode ini mencakup pembagian laba yang dihasilkan melalui transaksi dengan pihak berhubungan istimewa yaitu antara perusahaan afiliasi berdasarkan cara yang wajar.

  1. Metode pemisahan laba

Metode ini digunakan jika acuan produk atau pasar tidak tersedia. Metode ini mencakup pembagian laba yang dihasilkan melalui transaksi dengan pihak berhubungan istimewa yaitu antara perusahaan afiliasi berdasarkan cara yang wajar.

  1. Metode penentuan harga lainnya

Metode ini dapat digunakan jika menghasilkan ukuran harga wajar yang lebih akurat.

 

PRAKTIK HARGA TRANSFER

Dalam praktiknya, beberapa metode penentuan harga transfer digunakan bersamaan. Factor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode harga transfer antara lain tujuan perusahaan: apakah tujuannya adalah mengelola beban pajak, atau mempertahankan posisi daya saing perusahaan, atau memprromosikan evaluasi kerja yang setara.

 

MASA DEPAN

Setiap negara akan mengenakan pajak atas sebagian laba berdasarkan tarif yang dipandang sesuai. Jelasnya perpajakan dimasa depan menghadapi banyak perubahan dan tantangan. Teknologi dan perekonomian global menimbulkan tantangan sendiri bagi banyak prinsip-prinsip yang mendasari perpajakan internasional, bahwa setiap setiap bangsa memiliki hak menentukan untuk dirinya sendiri seberapa banyak pajak yang dapat dikumpulkan dari rakyatnya dan kalangan usaha yang ada di dalam wilayahnya. Namun, pemerintah di seluruh dunia mengharuskan metode penentuan harga transfer pada prinsip harga wajar.

DAFTAR PUSTAKA

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 1, 2013 in Uncategorized

 

MANAJEMEN RISIKO

Nama : LIRIN APRILIANY

Kelas  : 4EB09

Npm   : 20209018

Manajemen Risiko
Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu. Manajemen risiko tradisional terfokus pada risiko-risiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian, serta tuntutan hukum. Manajemen risiko keuangan, di sisi lain, terfokus pada risiko yang dapat dikelola dengan menggunakan instrument instrumen keuangan. Sasaran dari pelaksanaan manajemen risiko adalah untuk mengurangi risiko yang berbeda-beda yang berkaitan dengan bidang yang telah dipilih pada tingkat yang dapat diterima oleh masyarakat. Hal ini dapat berupa berbagai jenis ancaman yang disebabkan oleh lingkungan, teknologi, manusia, organisasi dan politik. Di sisi lain pelaksanaan manajemen risiko melibatkan segala cara yang tersedia bagi manusia, khususnya, bagi entitas manajemen risiko (manusia, staff, dan organisasi).
Pengertian resiko
 
Risiko berhubungan dengan ketidakpastian ini terjadi oleh karena kurang atau tidak tersedianya cukup informasi tentang apa yang akan terjadi. Sesuatu yang tidak pasti (uncertain) dapat berakibat menguntungkan atau merugikan.menurut Wideman, ketidak pastian yang menimbulkan kemungkinan menguntungkan dikenal dengan istilah peluang (Opportunity), sedangkan ketidak pastian yang menimbulkan akibat yang merugikan dikenal dengan istilah risiko (Risk). Secara umum risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang dihadapi seseorang atau perusahaan dimana terdapat kemungkinan yang merugikan. Bagaimana jika kemungkinan yang dihadapi dapat memberikan keuntungan yang sangat besar sedangkan kalaupun rugi hanya kecil sekali? Misalnya membeli loterei. Jika beruntung maka akan mendapat hadiah yang sangat besar tetapi jika tidak beruntung uang yang digunakan membeli loterei relatif kecil.Apakah ini juga tergolong Risiko? jawabannya adalah hal ini juga tergolong risiko. Selama mengalami kerugian walau sekecil apapun hal itu dianggap risiko.
Pentingnya Manajemen Resiko Keuangan :
  1. Pertumbuhan jasa manajemen resiko yang cepat menunjukan bahwa manajemen dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan mengendalikan resiko keuangan.
  2. Adanya harapan yang besar dari investor pihak-pihak berkepentingan lainya, agar manajer keuangan mampu mengidentifikasikan dan mengelola resiko pasar yang dihadapi secara aktif.
 
 
Tujuan Manajemen Risiko
 
Tujuan utama manajemen risiko keuangan adalah untuk meminimalkan potensi kerugian yang timbul dari perubahan tak terduga dalam harga mata uang, kredit, komoditas, dan ekuitas. Resiko volatilitas harga yang dihadapi ini disebut dengan resiko pasar . Meskipun volatilitas harga atau tingkat, akuntan manajemen perlu mempertimbangkan resiko lainnya:
  • risiko likuiditas, timbul karena tidak semua produk manajemen dapat diperdagangkan secara bebas,
  • diskontinuitas pasar, mengacu pada risiko bahwa pasar tidak selalu menimbulkan perubahan harga secara bertahap,
  •  risiko kredit, merupakan kemungkinan bahwa pihak lawan dalam kontrak manajemen risiko tidak dapat memenuhi kewajibannya,
  • risiko regulasi, adalah risiko yang timbul karena pihak otoritas public melarang penggunaan suatu produk keuangan untuk tujuan tertentu,
  • risiko pajak, merupakan risiko bahwa transaksi lindung nilai tertentu tidak dapat memperoleh perlakuan pajak yang diinginkan, dan
 
 
Mengapa Mengelola Resiko Keuangan?
 
Mengendalikan resiko keuangan dapat meningkatkan nilai perusahaan, karena investor menyukai manajer keuangan yang mampu mengidentifikasi dan mengelola resiko pasar. Stabilitas aliran kas bisa meminimalkan kejutan laba, sehingga ekspektasi arus kas naik. Stabilitas laba mengurangi resiko gagal bayar & kebangkrutan. Manajemen eksposur yang aktif membuat perusahaan bisa konsentrasi pada resiko bisnis utama. Misal, perusahaan manufaktur dapat terlindung dari resiko suku bunga dan mata uang dengan berkonsentrasi pada produksi & pemasaran. Pemberi pinjaman (kreditur), karyawan dan pelanggan juga bisa memperoleh manfaat dari manajemen eksposur.
Peranan akuntansi
 
Akuntan manajemen membantu dalam mengidentifikasikan eksposur pasar, mengkuantifikasi keseimbangan yang terkait dengan strategi respons risiko alternatif, mengukur potensi yang dihadapi perusahaan terhadap risiko tertentu, mencatat produk lindung nilai tertentu dan mengevaluasi efektivitas program lindung nilai.
  1. Identifikasi Risiko Pasar , Kerangka dasar yang bermanfaat  untuk mengidentifikasikan berbagai jenis risiko market yang  berpotensi dapat disebut sebagai pemetaan risiko. Kerangka ini diawali dengan pengamatan atas hubungan berbagai risiko pasar terhadap pemicu nilai suatu perusahaan dan pesaingnya. Dan biasanya disebut sebagai kubus pemetaan risiko. Istilah pemicu nilai mengacu pada kondisi keuangan dan pos-pos kinerja operasi keuangan utama yang mempengaruhi nilai suatu perusahaan. Risiko pasar mencakup risiko kurs valuta asing dan suku bunga, serta risiko harga komoditas dan eukuitas. Dimensi ketiga dari kubus pemetaan risiko, melihat kemungkinan hubungan antara risiko pasar dan pemicu nilai untuk masing-masing pesaing utama perusahaan.Jika seorang pesaing membeli topi bisbol dari luar negeri dan mata uang negara sumber pembelian mengalami penurunan nilai relatif terhadap mata uang negara anda, maka perubahan ini dapat menyebabkan pesaing anda mampu untuk menjual dengan harga yang lebih rendah daripada anda. Ini disebut sebagai risiko kompetitif mata uang yang dihadapi.
  2. Menguantifikasi Penyeimbangan, Peran lain yang dimainkan oleh para akuntan dalam proses manajemen risiko meliputi proses kuantifikasi penyeimbangan yang berkaitan dengan alternatif strategi respons risiko. Akuntan harus mengukur manfaat dari lindung dinilai dan dibandingkan dengan biaya plus biaya kesempatan berupa keuntungan yang hilang dan berasal dari spekulasi pergerakan pasar
Manajemen Risiko di Dunia dengan Kurs Mengambang
Risiko kurs valuta asing (valas) adalah salah satu bentuk risiko yang paling umum dan akan dihadapi oleh perusahaan multinasional. Dalam dunia kurs mengambang, manajemen risiko mencakup :
  1.  antisipasi pergerakan kurs,
  2. pengukuran risiko kurs valuta asing yang dihadapi perusahaan,
  3.  perancangan strategi perlindungan yang memadai, dan
  4.  pembuatan pengendalian manajemen risiko internal.
 

.

Manajemen Potensi Resiko
 
Potensi terhadap resiko valas timbul apabila perubahan kurs valas juga mengubah nilai aktiva bersih, laba dan arus kas perusahaan.
Potensi Resiko Translasi
 
Potensi resiko translasi mengukur pengaruh perubahan kurs valas terhadap nilai equivalen mata uang domestik atas aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing yang dimiliki oleh perusahaan.
Strategi Perlindungan
 
Strategi ini mencakup :
  1. Lindung nilai neraca
  2. Lindung nilai operasional
  3. Lindung nilai kontraktual
Strategi Untuk Produk Lindung Nilai
 
Produk lindung nilai kontraktual merupakan kontrak atau instrumen keuangan yang memungkinkan penggunaannya untuk meminimalkan, menghilangkan, atau paling tidak mengalihkanresiko pasar pada pundak pihak lain.
Kontrak Forward Valas
 
Kontrak forward valuta merupakan perjanjian untuk mengirimkan atau menerima jumlah mata uang tertentu yang dipertukarkan dengan mata uang domestik, pada suatu tanggal di masa yang akan datang, berdasarkan kurs tetap yang disebut sebagai kurs forward.
Future Keuangan
 
Suatu kontrak future keuangan memiliki sifat yang mirip dengan kontrak yang forward. Sepeti halnya forward, future merupakan komitmen untuk membeli atau menyerahkan sejumlah mata uang asing pada suatu tanggal tertentu dimasa depan dengan harga yang sudah yang ditentukan.
Opsi Mata Uang
 
Opsi mata uang memberikan hak kepada pembeli untuk membeli atau menjual suatu mata uang dari pihak penjual berdasarkan harga tertentu pada atau sebelum tanggal kadaluarsa yang telah ditentukan. Opsi jenis eropa hanya dapat dieksekusi pada tanggal kadaluarsa.
Swap Mata Uang
 
Swap mata uang mencakup pertukaran saat ini dan dimasa depan atas dua mata uang yang berbeda berdasarkan kurs yang telah ditentukan sebelumnya. Swap mata uang memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan akses terhadap pasar modal yang sebelum tidak didapat diakses dengan biaya yang relatif rendah. Swap ini juga mungkinkan perusahaan untuk melakukan lindung nilai terhadap resiko kurs yang timbul dari kegiatan usaha internasional.
Perlakuan Akuntansi
 
FASB menerbitkan FAS No. 133, yang diklarifikasi melalui FAS 149 pada bulan April 2003, untuk memberikan pendekatan tunggal yang komprehensif atas akuntansi untuk transaksi derivatif dan lindung nilai. IFRS (dahulu IAS) No. 39, yang baru saja direvisi, berisi panduan yang pertama kalinya memberikan tuntunan yang universal terhadap akuntansi untuk derifatif keuangan.
Pengungkapan yang diwajibkan oleh FAS 133 dan IAS 39 sedikit banyak telah menyelesaikan masalah ini. Pengungkapan itu antara lain:
  1. Tujuan dan strategi manajemen resiko untuk melakukan transaksi lindung nilai.
  2. Deskripsi pos – pos yang dilindung nilai.
  3.  Identifikasi risiko pasar dari pos – pos yang dilindung nilai.
  4. Deskripsi mengenai instrumen lindung nilai.
  5. Jumlah yang tidak dimasukkan dalam penilaian efektivitas lindung nilai.
  6. Justifikasi awal bahwa hubungan lindung nilai tersebut akan sangat efektif untuk meminimalkan risiko pasar.
  7. Penilai berjalan mengenai efektivitas lindung nilai aktual dari seluruh derivatif yang digunakan selama periode berjalan.
 
 
Masalah akuntansi dan pengendalian,terkait dengan manajemen risiko nilai tukar mata uang asing
 
Meskipun risiko terhadap nilai tukar mata uang asing telah dilakukan mitigasi, namun demikian, beberapa perusahaan multinasional masih saja mendapat kendala. Beberapa kendala yang dihadapi oleh perusahaan multinasional umumnya, adalah sebagai berikut:
  1. kendala lingkungan, yang dapat dilihat dari karakteristik yang berbeda dari setiap negara. Kondisi ekonomi luar negeri dapat mempengaruhi arus kas perusahaan multinasional
  2. kendala regulasi, berupa perbedaan risiko setiap negara yang ada, seperti: pajak, aturan-aturan konversi valuta serta peraturan lain yang dapat mempengaruhi arus kas anak perusahaan.
  3. kendala etika, yang digambarkan sebagai suatu praktik bisnis yang bervariasi di setiap negara.
Sistem evaluasi kinerja terbukti bermanfaat dalam berbagai sektor. Sektor ini mencakup, tetapi tidak terbatas pada, bagian treasury perusahaan, pembelian dan anak perusahaan luar negeri. Kontrol terhadap bagian treasury perusahaan mencakup pengukuran kinerja seluruh program manajemen risiko nilai tukar, mengidentifikasikan lindung nilai yang digunakan, dan pelaporan hasil lindung nilai. System evaluasi tersebut juga mencakup dokumentasi atas bagaimana dan sejauh apa bagian treasury perusahaan membantu unit usaha lainya dalam organisasi itu.
sumber :
2.Choi Federick D.S dan Gary K.Meek.2005.Akuntansi internasional.edisi keenam.jakarta-salemba empat.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 10, 2013 in Uncategorized

 

ANALISIS RASIO

Analisis Laporan Keuangan Internasional 

 
Analisa laporan keuangan merupakan proses yang penuh pertimbangan dalam rangka membantu mengevalusi posisi keuangan dan hasil operasi perusahaan pada masa sekarang dan masa lalu, dengan tujuan untuk menentukan estimasi dan prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi dan kinerja perusahaan pada masa mendatang. Analisa laporan keuangan sebenarnya banyak sekali namun pada penelitian kali ini penulis menggunakan analisa rasio keuangan karena analisa ini lebih sering digunakan dan lebih sederhana.
Analisa rasio keuangan adalah perbandingan antara dua/kelompok data laporan keuangan dalam satu periode tertentu, data tersebut bisa antar data dari neraca dan data laporan laba rugi. Tujuannya adalah memberi gambaran kelemahan dan kemampuan finansial perusahaan dari tahun ketahun. Jenis-jenis analisa rasio keuangan adalah :
a. Rasio Likuiditas
Rasio ini berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya. Ada 3 (tiga) macam rasio likuiditas yang digunakan, yaitu :
1) Current Ratio
2) Acid Test Ratio
3) Cash Position Ratio
b. Rasio Solvabilitas
Rasio ini berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajiban-kewajibannya (hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang). Ada 4 (empat) rasio solvabilitas yang digunakan. yaitu :
1) Total Debt To Equity Ratio
2) Total Debt To Total Assets Ratio
3) Long Term Debt To Equity
4) Long Term Debt To Total Assets
c . Rasio Profitabilitas
Rasio ini berguna untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam suatu periode tertentu. Ada 4 (empat rasio profitabilitas yang digunakan, yaitu :
1) Return On Equity (ROE)
2) Return On Assets (ROA)
3) Net Profit Margin
4) Gross Profit Margin
Tujuan analisis keuangan adalah untuk mengevaluasi kinerja perusahaan pada masa kini dan masa lalu dan untuk menilai apakah kinerjanya dapat dipertahankan. Terdapat dua alat penting dalam melakukan analisis keuangan :
a. Analisis Rasio
Analisis ini mencakup perbandingan rasio antara suatu perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama, perbandingan rasio suatu perusahaan antar waktu atau dengan periode fiscal yang lain dan atau perbandingan rasio terhadap beberapa acuan yang baku.
b. Analisis Arus Kas
Analisis ini berfokus pada laporan arus kas, yang memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan keluar perusahaan, yang diklasifikasikan menjadi aktifitas operasi, investasi dan pendanaan, serta pengungkapan mengenai aktivitas investasi dan pendanaan non kas secara periodic. Misalkan, apakah perusahaan telah menghasilkan arus kas yang positif dari operasinya.
1. Analisis Rasio
Ada dua masalah yang harus dibahas ketika melakukan analisis rasio dalam lingkungan internasional :
a. Apakah perbedaan lintas Negara dalam prinsip akuntansi menyebabkan perbedaan yang signifikan dalam angka-angka laporan keuangan yang dilaporkan perusahaan dari Negara yang berbeda?
b. Seberapa jauh perbedaan dalam budaya serta kondisi persaingan dan ekonomi local memperngaruhi interpertasi ukuran akuntansi dan rasio keuangan, meskipun pengukuran akuntansi dari negeri yang berbeda disajikan ulang agar tercapai “ daya banding akuntansi”? Sejumlah bukti yang kuat menunjukkan adanya perberdaan besar antarnegara dalam profitabilitas, pengungkit, dan rasio serta jumlah laporan keuangan lainnya yang berasal dari factor akuntansi dan non akuntansi.
c. Seberapa besar perbedaan dalam pos-pos laporan keuangan disebabkan oleh perbedaan prinsip-prinsip akuntansi nasional ? Ratusan perusahaan non AS yang mencatatkan saham di Bursa-bursa efek AS melakukan pengungkapan rekonsiliasi berupa catatan kaki yang memberikan bukti terhadap pernyataan ini, setidaknya dalam konteks perbedaan antara nilai akuntansi berdasarkan GAAP AS dan berdasarkan GAAP non AS.
Suatu penelitian sebelumnya mengenai rekonsiliasi laporan keuangan oleh emiten asing yang disusun oleh SEC cukup informasi. Sekitar separuh dari 528 emiten non AS yang diteliti mengungkapkan perbedaan yang material antara laba yang dilaporkan laporan keuangannya mereka dengan laba bersih menurut GAAP AS. Lima jenis perbedaan laporan keuangan yang diungkapkan oleh sejumlah besar emiten adalah :
1. Depresiasi dan amortisasi
2. Biaya yang ditangguhkan
3. Pajak tangguhan
4. Pensiun
5. Transaksi mata uang asing
Penelitian ini menunjukan bahwa lebih dari 2/3 emiten yang mengungkapkan perbedaan laba yang material melaporkan bahwa laba menurut GAAP AS lebih rendah dibandingkan dengan laba menurut GAAP non AS. Hampir setengah dari antaranya melaporkan perbedaan laba lebih besar dari 25%. dua puluh lima dari 87 emiten yang melaporkan bahwa laba berdasarkan GAAP AS lebih besar daripada berdasarkan GAAP non AS melaporkan perbedaan lebih besar dari 25%. Hasil yang sam juga ditemukan untuk rekonsiliasi ekuitas pemegang saham. Secara keseluruhan, bukti dalam studi SEC ini menunjukan bahwa perbedaan laporan keuangan menurut GAAP AS dan GAAP non AS sangat material untuk kebanyakan perusahaan.
2. Analisis Arus Kas
Laporan arus kas yang sangat mendetal sangat diwajibkan menurut GAAP AS, GAAP Inggris, IFRS, dan standar akuntansi di sejumlah Negara yang jumlahnya semakin bertambah. Ukuran-ukuran yang berkaitan dengan arus kas sangat bermanfaat khusunya dalam analisis internasional karena tidak telalu dipengaruhi oleh perbedaan prinsip akuntansi, bila dibandingkan dengan ukuran-ukuran berbasis laba Apabila laporan arus kas tidak disajikan, sering kali ditemukan kesulitan untuk menghitung arus kas dari operasi dan ukuran arus kas lainya dengan menyelesaikan laba berbasis actual.
Mekanisme untuk Mengatasi
Untuk mengatasi perbedaan prinsip akuntansi lintas Negara, beberapa analis menyajikan ulang ukuran akuntansi asing menurut sekelompok prinsip yang diakui secara internasional atau sesuai dengan dasar lain yang lebih umum. Beberapa yang lain mengembangkan pemahaman yang lengkap atas praktik akuntansi di sekelompok Negara tertentu dan membatasinya analisis mereka terhadap perusahaan-perusahaan yang berlokasi di Negara-negara tersebut.
Sumber :
Choi D.S. Frederick & Meek K. Gary. 2005. AKUNTANSI INTERNASIONAL, EDISI 5 BUKU 2. Jakarta : Salemba Empat.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 6, 2013 in Uncategorized

 

tugas Akuntansi Internasional

KELOMPOK3

BAB 7

ANGGOTA    :           LIRIN APRILIANY

SISI

 

Tujuan Belajar:

1.      Memahami arti rekonsiliasi dan pengakuan bersama (timbal balik) terhadap perbedaan standar akuntansi.

2.      Mengidentifikasi organisasi yang mempromosikan hormonisasi dan memiliki peran penting dalam penetapan standar akuntansi internasional.

 

 

1.      Rekonsiliasi & pengakuan bersama (timbal balik) perbedaan standar akuntansi

 

Rekonsiliasi dilakukan dengan cara penelusuran detail dari transaksi di rekening koran, dibandingkan dengan detail di buku bank. Bila ditemukan adanya perbedaan maka diambil tindakan untuk mengoreksi berupa penambahan transaksi dibuku bank itu atau cukup diketahui karena akan terkoreksi dengan sendirinya pda bulan yang akan datang.

 

Rekonsiliasi dan Pengakuan Bersama

Sejalan dengan penerbitan dan perdagangan saham internasional yang semakin berkembang, masalah-masalah yang terkait dengan penyerahan laporan keuangan dalam wilayah non domestic semakin menjadi penting. Beberapa pendukung berpendapat bahwa harmonisasi internasional akan membantu menyelesaikan masalah-masalah yang terkait dengan isi laporan keuangan lintas batas Negara.

Dua pendekatan lain yang diajukan sebagai solusi yang mungkin digunakan untuk mengatasi permasalahan yang terkait dengan isi laporan keuangan lintas batas :

 

a.       Rekonsiliasi.

Melalui rekonsiliasi, perusahaan asing dapat menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi Negara asal, tapi harus menyediakan rekonsiliasi antara ukuran-ukuran akuntansi yang penting di Negara asal dan di Negara dimana laporan keuangan dilaporkan.
Rekonsiliasi berbiaya rendah bila dibandingkan dengan penyusunan laporan keuangan lengkap berdasarkan prinsip akuntansi yang berbeda. Namun demikian rekonsiliasi hanya menyajikan ringkasan dan bukan gambaran perusahaan yang utuh.

 

b.      Pengakuan bersama / timbal balik / resiprositas

Pengakuan bersama terjadi apabila pihak regulator di luar negeri asal menerima laporan keuangan perusahaan asing yang didasarkan pada prinsip-prinsip Negara asal. Resiprositas tidak meningkatkan perbandingan laporan keuangan lintas Negara dan dapat menimbulkan “lahan bermain yang tisak seimbang” yang mana memungkinkan perusahan-perusahaan asing menerapkan standar yang tidak terlalu ketat bila dibandingkan dengan yang diterapkan terhadap perusahaan domestic.

 

Arti Rekonsiliasi dan Pengakuan  Bersama terhadap Perbedaan Standar Akuntansi

 

Dua pendekatan lain yang diajukan sebagai solusi yang mingkin digunakan untuk mengatasi permasalahan yang terkait dengan isi laporan keuangan lintas batas: (1) rekonsiliasi dan (2) pengakuan bersama.

Melalui rekonsiliasi, perusahaan asing dapat menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi negara asal, tetapi harus menyediakan rekonsiliasi antara ukuran-ukuran akuntansi yang penting di negara asal dan di negara dimana laporan keuangan dilaporkan.

Pengakuan bersama terjadi apabila pihak regulator di luar negara asal menerima laporan keuangan perusahaan asing yang didasarkan pada prinsip-prinsip negara asal.

 

2.      Mengidentifikasi organisasi yang mempromosikan hormonisasi dan memiliki peran penting dalam penetapan standar akuntansi internasional.

 

Perdebatan mengenai harmonisasi mungkin tidak akan pernah terselesaikan dengan tuntas. Beberapa argument yang menentang harmonisasi mengandung sejumlah kebenaran. Akan tetapi, semakin banyak bukti menunjukan bahwa tujuan harmonisasi internasional akuntansi, pengungkapan, dan audit telah menerima begitu luas sehingga tren yang mengarah pada harmonisasi internasional akan berlanjut atau bahkan semakin cepat.

Meskinpun terdapat perbedaan, seluruh dimensi akuntansi telah menjadi teharmonisasi di seluruh dunia. Terbukti dengan sejumlah besar perusahaan secara sukarela mengadopsi Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS). Banyak Negara telah mengadopsi IFRS secara keseluruhan, menggunakan IFRS sebagai dasar standar nasional atau mengizinkan penerapan IFRS. Organisasi Internasional dan badan pembuat standar terkemuka diseluruh dunia (Komisi Eropa, Organisasi Perdagangan Dunia, dll) mengesahkan tujuan Badan Standar Akuntansi Internasional.          Kemajuan dalam harmonisasi pengungkapan dan audit cukup mengesankan.
Perusahaan-perusahaan yang telah mengadopsi ini melihat manfaat ekonomi dalam standar akuntansi dan pengungkapan yang kredibel di mata internasional. Keberhasilan upaya hermonisasi oleh organisasi internasional dapat menunjukan bahwa harmonisasi terjadi sebagai respons alami terhadap kekuatan-kekuatan ekonomi.

 

Penetapan Standar Internasional

Standar akuntansi internasional digunakan sebagai hasil dari

  • Perjanjian Internasional atau politis
  • Kepatuhan secara sukarela
  • Keputusan oleh Badan Pembuat Standar akuntansi nasional

Usaha-usaha Intenasional lain dalam bidang akuntansi pada dasarnya dilakukan secara sukarela. Standar-standar itu akan diterima atau tidak tergantung pada orang-orang yang menggunakan. Saat standar internasional dan standar nasional tidak sama, tidak akan jadi masalah, dan akan menjadi masalah ketika kedua standar tersebut berbeda, standar nasional harus menjadi rujukan pertama ( mempunyai keunggulan ).

Ketika perusahaan-perusahaan mengadopsi lebih dari satu set standar akuntansi, akibat yang sering harus ditanggung adalah mereka harus menerbitkan satu set laporan untuk setiap set standar akuntansi yang mereka adopsi. Hal tersebut dilakukan dalam rangka konvergensi standar akuntansi nasional dan standar internasional.

 

Enam organisasi telah menjadi pemain utama dalam penentuan standar akuntansi internasional dan dalam mempromosikan harmonisasi akuntansi internasional:

a.       Badan Standar Akuntasi Internatonal (IASB)

Merupakan badan pembuat standar sector swasata yang independen yang didirikan pada tahun 1973 oleh oganisasi akuntansi professional di sembilan negara dan direstrukturisasi pada tahun 2001.

 

b.      Komisi Uni Eropa (EU)

Tujuan EU adalah untuk mencapai integrasi pasar keuangan Eropa. Untuk mencapai tujuan ini, EC telah memperkenalkan direktif dan mengambil langkah inisiatif yang sangat besar untuk mencapai pasar tunggal.

 

c.       Organisasi Internasional Komisi Pasar Modal (IOSCO)

Organisasi ini beranggotakan sejumlah badan regulator pasar modal yang ada di lebih dari 100 negara.

 

d.      Federasi Internasional Akuntan (IFAC)

Merupakan organisasi tingkat dunia yang memiliki 159 organisasi anggota di 118 negara, yang mewakili lebih dari 2,5 juta orang akuntan.

 

e.       Kelompok Kerja Ahli Antarpemerintah Perserikatan Bangsa-bangsa atas Standar Internasional Akuntansi dan Pelaporan (ISAR)

Merupakan satu-satunya kelompok kerja antar pemerintah yang membahas akuntansi dan audit pada tingkat perusahaan.

 

f.       Kelompok Kerja dalam Stnadar Akuntansi Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (EOCD)

Merupakan organisasi internasional negara-negara industry maju yang berorientasi ekonomi pasar.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 3, 2013 in Uncategorized

 

PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN

BAB 5

PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN

 

PERKEMBANGAN PENGUNGKAPAN

Perbedaan pengungkapan nasional sebagai besar didorong oleh perbedaan di pengelolaan dan keuangan perusahaan. di Amerika Serikat, Inggris Raya dan Negara Anglo-Amerika lainnya, ekuitas pasar paling berjasa dalam menyediakan keuangan bagi perusahaan dan menjadi sangat maju. Dalam semua pasar ini, kepemilikan cenderung menyebar diantara para pemegang saham, dan proteksi investor sangat ditekankan. Investor dari pihak investor memainkan peran yang berkembang dinegara-negara ini, menuntut pengelembalian keuangan dan meningkatkan nilai pemegang saham. Pengungkapan public yang telah maju dalam merespons akuntabilitas perusahaan kepada masyarakat luas.

Dinegara-negara lainnya (seperti prancis, jerman, jepang dan berbagai Negara dengan pasar yang baru muncul), pemegang saham tetap terkonsentrasi dan bank secara tradisional telah menjadi sumber keuangan utama perusahaan. susunan ditempatkan untuk melindungi yang sedang memegang manajemen.

 

PENGUNGKAPAN SUKARELA

Manajemen memiliki informasi yang lebh baik daripada pihak luar mengenai performa perusahaan mereka saat ini dan kedepannya. Beberapa kajian menunjukkan bahwa manajer berinisiatif untuk mengungkap informasi seperti itu secara sekarela. Keuntungn dari pengungkapan tersebut mungkin menyangkut biaya transaksi yang lebih rendah dalam perdagangan sekuritas perusahaan, bunga yang lebih tinggi dari analisis keuangan dan investor, meningkatkan likuidasi saham dan biaya modal yang lebihrendah. Laporan yang paling terkini menyokong pandangan bahwa perusahaan bisa mencapai keuntungan dalam pasar modal dengan mempertinggi pengungkapan mereka secara sukarela. Laporan meliputi tuntunan bagaimana perusahaan bisa meggambarkan dan menjelaskan investasi potensial mereka kepada investor.

Investor diseluruh dunia menuntut informasi yang mendetail dan berkala, tingkat pengungkapan sukarela meningkatkan Negara dengan pasar yang telah maju dan baru muncul. Akan tetapi, hal ini telah diakui oleh banyak pihak bahwa laporan keuangan bisa menjadi mekanisme cacat untuk berkomunikasi dengan investor dari luar ketika insentif manajer tidak sebanding dengan bunga dari semua pemegang saham. Dalam sebuah karya ilmiah klasik,penulis berpendapat bahwa komunikasi manajer dengan investor luar tidak sempurna ketika:

  1. Manajer memiliki informasi kuat tentang perusahaan mereka
  2. Insentif manajer tidak sesuai dengan bunga dari semua pemegang saham
  3. Peraturan akuntansi dan audit tidak sempurna

 

KEBUTUHAN PENGATURAN PENGUNGKAPAN

Untuk melindungi investor, sebagian besar bursa sekuritas menuntukan laporan dan kebutuhan pengungkapan pada perusahaan domestic dan asing yang mencari akses untuk pasar mereka. Semua bursa ini ingin memastikan bahwa investor memiliki informasi yang cukup untuk memperbolehkan mereka mengevaluasi kinerja dan prospek perusahaan. tidak dimanapun juga bukti ini lebih mengena daripada di Amerika Serikat yang standart pengungkapannya secara umum dianggap menjadi yang paling kuat didunia.

Frost dan Lang membahas dua objek investor berorientasi pasar: perlindungan investor dan kualitas pasar

  • Proteksi investor. Investor dijamin dengan informasi dan dilindungi dengan pelaksanaan dan pengawasan peraturan pasar. Kecurangan (fraud) mencegah adanya penawaran publik, perdagangan, pemilihan dan sekuritas penawaran. Informasi keuangan dan non keuangan yang bisa dibandingkan telah ditemukan sehingga investor bisa membandingkan perusahaan area industry dan Negara
  • Kualitas pasar. Pasar adalah adil, tersusun, efisien, dan bebas dari penyalahgunaan dan pembuatan jahat. Kualitas pasar ditandai dengan kepercayaan investor dan mereka memfasilitasi pembentukan modal. Harga mencerminkan persepsi nilai investor tanpa keputusan sewenang-wenang atau berubah-ubah.

 

Frost dan Lang juga mengulas empat prinsip pada investor yang berorientasi pasar yang harus dijalankan.

  1. Keefektifan biaya. Regulasi biaya pasar sebaiknya dibandingkan dengan keuntungan sekuritasnya
  2. Fleksibilitas dan kebebasan pasar. Regulasi tidak seharusnya menghalangi kompetisi dan evolusi pasar
  3. 3.      Laporan keuangan transparan dan pengungkapan menyeluruh
  4. 4.      Perlakuan setara perusahaan domestic dan asing

 

PEMBAHASAN LAPORAN KEUANGAN SEC AMERIKA SERIKAT

SEC secara umum mewajibkan pendaftaran asing untuk melengkapi informasi keuangan yang pada hakikatnya sama dengan yang dibutuhkan perusahaan domestik. Akan tetapi, laporan keuangan pendaftar tidak harus disiapkan menurut GAAP Amerika Serikat jika mereka disajikan sesuai dengan prinsip lembaga akuntansi secara menyeluruh dan dilengkapi dengan rekonsiliasi kuantitatif dengan pendapatan bersih GAAP Amerika Serikat, ekuitas pemegang saham, dan pendapatan per saham jika secara material berbeda.

Beberapa pengamat menyatakan bahwa syarat laporan keuangan SEC bagi perusahaan asing menghalangi mereka dari pembuatan sekuritas mereka yang ada di Amerika Serikat.

 

v  PRAKTIK PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN

Untuk beberapa jenis pengungkapan kebijakan manajer memainkan peranan penting yang mengawasi sulit. Oleh karena itu, jenis pengungkapan ini kurang lebih sukarela. Akhirnya peraturan pengungkapan bermacam-macam diseluruh dunia pada area seperti perubahan laporan ekuitas, transaksi dengan pihak terkait, segmen pelaporan, harga pasar asset dan utang financial dri pendapatan per saham.

 

PENGUNGKAPAN INFORMASI PROGRESIF

Pengungkapan informasi progresif adalah pertimbangan tinggi yang relevan didalam kesetaraan pasar dunia. Contohnya EU’s Fourth Directive menyatakan bahwa laporan keuangan tahunanan seharusnya menyatakan sebuah indikasi pengembangan perusahaan dimasa depan. S-K SEC mewajibkan prusahaan-perusahaan untuk memperlihatkan informasi terkini yang secara material akan berimbas pada likuidasi dimasa depan, sumber modal, dan hasil usaha. Sebagai contoh Tokyo Stock Exchange “meminta” manajemen perusahaan yang tedaftar untuk menyediakan perkiraan penjualan, pendapatan, deviden, pada saat mengeluarkan berita tahunan dan semester mereka.

Informasi progresif meliputi:

  1. Perkiraan pendapatan, laba (rugi), arus kas, penegluaran modal, dan hal-hal keuangan lainnya.
  2. Tujuan informasi mengenai kinerja dan posisi ekonomi dimasa depan yang tidak menentu daripada perkiraan menyangkut proyek, periode fiscal, dan proyeksi jumlah
  3. Laporan program dan sasaran manajemen untuk usaha masa depan.

             

              PENGUNGKAPAN SEGMEN

Investor dan analisis menuntut informasi hasil perusahaan industry dan segmen geografis usaha dan keuangan signifikan dan berkembang. Internationa Financial Reporting Standards (IFRS) mencakup laporan keuangan segmen yang sangat lengkap seperti halnya standart akuntansi di berbagai Negara.

 

PELAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL

Alporan pertanggung jawaban social mengacu pada pengukuran dan komunikasi informasi tentang pegaruh perusahaan terhadap kemakmuran pegawai, komunitas social dan lingkungan. Hal ini mencerminkan sebuah kepercayaan bahwa perusahaan bergantung pada pemegang saham dalam laporan tahunan kinerja terhadap lingkungan dan social mereka seperti halnya laporan keuangan yang mereka berikan pada pemegang saham.

Masalah lingkungan meliputi akibat dari proses produksi, produk, dan jasa udara, air, tanah, biodiversity, dan kesehatan manusia. Sebagai contoh perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Prancis sekarang diharuskan untuk mengumumkan hasil aktivitas di lingkungan mereka. Di antaranya informasi harus diserahkan dalam:

  • Air, bahan baku,, dan konsumsi energy dan tindakan yang diambil untuk meningkatkan efisiensi energy
  • Tindakan untuk mengurangi polusi pada udara, air, dan tanah, termasuk polusi suara, dan biayanya
  • Sejumlah ketentuan untuk resiko lingkungan

 

Area tercemar adalah tanggung jawab pengguna .

Kegiatan di bidang industry meninggalkan jejak di alokasi yang bisa dipertanyakan . Zat yang digunakan dalam instalasi dimana zat kimia dibuat atau dip roses sering meninggalkan sisa di tanah . Dimasa lalu , pengetahuan yang kurang tentang teknik yang tepat terhadap sumber-sumber yang berarti bahwa area pembuangan adalah metode pengaturan pilihan . Peningkatan pengetahuan mengenai sifat-sifat bumi dan pengalaman buruk dengan membocorkan bentuk bumi berujung pada pemberhentian penampuiangan sebagai penyimpanan limbah kimia . Wilayah tercemar adalah subjek untuk meningkatkan pengawasan dan pengujian secara mendalam dalam rangka untuk mengevaluasi risiko dan menggalakkan langkah-langkah yang dibutuhkan unutk penampungan dan perbaikan wilayah yang dipertanyakan . Dalam kasus berbagai penampungan dengan perusahaan lainnya , harus ada kolaborasi dengan semua pihak terkait dalam rangka untuk memperoleh solusi yang bisa diterima semua pihak .

ü  Emisi Udar

Emisi udara menyulang partikel dan debu menjadi 50 metrik ton . Emisi dari volatile organic compounds menjadi 604 metrik ton , dimana 6% berisi halogen .

ü  Air limbah

Muatan karbon organic diukur sebagai total organic setelah adanya penanganan air limbah

ü  Penggunaan air

Laporan penggunaan air di Roche berdasarkan atas GRI Water Protocol .

ü  Bahan kimia khusus

Sesuai dengan instruksi group , semua perusahaan afiliasi memberikan sejumlah hitungan dan penggunaan zat kia adalah sebagai perintis zat kimia untuk senjata kimia , obat dan narkotika, masalah regulasi internasional .

Laporan Asuransi Independen dalam Pelaporan Ketahanan Roche Group 2005

Kepada Komisi Ketahanan Perusahaan Roche

Kami telah dilibatkan untuk memberikan asuransi pada pelaporan ketahanan Roche dan gabungan semua cabang di luar Chugai dan Greentech , semuanya untuk setahun yang berakhir 31 Desember 2005 . Laporan kami harus dibaca dalam hubungannya dengan tidak adanya pembatasan akurasi dan kompetensi untuk ketahanan , sebagaimana berhubungan dengan pedoman pelaporan Roche .

Pengungkapan Khusus bagi Pengguna Laporan Keuangan Non-Domestik dan Prinsip Akuntansi yang Digunakan

            Laporan tahunan biasanya meliputi pengungkapan khusus untuk mengakomodasi pengguna laporan keuangan non-domestik . pengungkapan tersebut meliputi (1)laporan ulang yang mudah , tentang informasi keuangan ke dalam mata uang asing ,(2) pembahasan perbedaan prinsip akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan utama dan beberapa ketetapan prinsip akuntansi lainnya ,(3) posisi dan laporan keuangan ualang terbatas  di ketetapan standart akuntansi yang kedua , (4) sebuah laporan keuangan lengkap disiapkan yang berhubungan dengan ketetapan prisnsip akuntansi yang ke dua

  • Perbedaan berarti anatara IFRS dan GAAP AS

Group telah menggabungkan laporan keuangan yang telah disiapkan sesuai dengan IFRS , yang diterapkan seperti di Group , berbeda dalam beberapa ketentuan dari GAAP AS . akibat dari penerapan GAAP AS terhadap laba bersih dan ekuitas.

Pengungkapan Pengelolaan Perusahaan

Pengelolaan perusahaan berhubungan dengan sarana internal dimana perusahaan dijalankan atau dikendalikan –tanggung jawab , akuntabilitas , hubungan di antara pemegang saham , anggoota direksi dan manajer yang disusun suapay mencapai sasaran perusahaan . Dallas memberikan sebuah rancangan kerja untuk memahami dan menilai pengelolaan perusahaan di sebuah negara . Empat komponen dair rancangan kerjanya adalah infrastruktur pasar , lingkungan hokum , pengaturan lingkungan , dan informasi infrastruktur .

  • Infrastruktur pasar

Mencakup pola kepemilikan , keleluasaan dimana perusahaan terdaftar di masyarakat , hak kepemilikan dan pasar untuk pengendalian perusahaan .

 

  • Lingkungan hokum

Meliputi system hokum dan hak pemegang saham dengan jelas diterangkan dan dengan konsisten dan dikuatkan secara efektife .

  • Lingkungan peraturan

Hampir mendekati dengan lingkungan hokum

  • Infrastruktur informasi

Bersinggungan dengan standart akuntansi yang digunakan dan apakah hasil laporan keuangan akurat , lengkap , dan tepat waktu .

Amerika serikat , Inggris , dan Australia adalah sejumalah negara maju yang membutuhkan daftar perusahaan untuk membuat pengungkapan pengelolaan perusahaan dalam laporan tahunan mereka .

Prinsip kelima OECD Dalam Pengungkapan dan Transparansi Pengelolaan Perusahaan

            Kerangka kerja pengelolaan perusahaan harus memastikan bahwa pengungkapan akurat dan tepat waktu dibuat untuk semua permasalahan meyangkur perusahaan , termasuk kondisi keuangan ,performa , kepemilikan , dan pengelolaan perusahaan.

v  Pengungkapan harus mencakup , tetapi tidak terbatas pada materi informasi

v  Informasi harus disiapkan dan diungkapkan sesuai dengan standart kualitas tinggi akuntansi dan keuangan dan pengungkapan non-finansial

v  Audit tahuanan harus dilaksanakan oleh pihak independen , kompeten , dan auditor bermutu dalam rangka untuk memberikan sebuah sasaran eksternnal dan asuransi untuk direksi dan pemegang saham dimana laporan keuangan memperlihatkan kedudukan dan performa keuangan dengan wajar dari perusahaan dalam semua  aspek .

v  Auditor dari pihak luar sebaiknya bisa bertanggung jawab kepada pemegang saham dan berkewajiban kepada perusahaan untuk bertindak sebagai professional dalam melakukan audit

v  Saluran untuk menyebarkan informasi harus seimbang , tepat waktu , dan dapat diakses oleh pengguna dengan biaya efisien

v  Rancangan kerja pengelolaan perusahaan harus dilengkapi dengan sebuah pendekatan efektif yang mengarah dan mengangkat ketentuan analisis atau nasiahat dari analis

Pengungkapan adalah elemen kunci dalam beberapa system pengelolaan perusahaan .

Pengungkapan Pengelolaan Volvo

      Struktur perusahaan dalam pengelolaan perusahaan

Pemerintahan dan pengendalian di Volvo group dijalankan oleh sejumlah struktur perusahaan .Direksi bertanggung jawab atas perkembangan jangka panjang dan strategi seperti pengendalian dan evaluasi laju kinerja setiap hari .

      Hokum pengelolaan perusahaan swedia

Volvo menerapkan hokum pemerintahan perusahaan swedia . Laporan pemerintahan perusahaan ini telah diuji oleh auditor perusahaan

      Komisi pemilihan

Komisi pemilihan adalah lembaga para pemegang saham yang bertanggung jawab untuk mengirimkan nama-nama kandidat ketua dan anggota direksi lainnya pasa Rapat Umum Tahunan , pembiayaan dibayarkan dengan disalurkan kepada ketua , anggota direksi lain dan renumerasi kerja komisi direksi .

      Direksi

Direksi menggunakan prosedur kerja untuk kegiantanya yang berisi peraturan terkait pembagian kerja antara anggota direksi , jumalah pertemuan direksi ,permasalahan ditangani saat rapat regular direksi dan tugas yang diemban ketua .

      Kebutuhan independen

Komisi pemilihan mengumumkan kepada perusahaan , proposal kepa ketua dan anggota direksi yang akan dipresentasikan di rapat umum tahunan Volvo . Komisi pilihan hharus melaporkan kepada perusahaan tentang pemahaman kebebasan anggota direksi dari perusahaan dan manajemen perusahaan seperti pemegang saham perusahaan terbesar.

      Komisi audit

Komisi audit bertanggung jawab untuk menyiapkan pekerjaan direksi dengan kepastian laporan keuangan perusahaan melalui pengulasan laporan interim dan laporan tahunan .

      Komisi renumerasi

Direksi membentuk komisi renumerasi dengan tujuan utamanya menyiapkan dan memutuskan pengeluaran pembayaran upah untuk eksekutif senior di group .

      Group executive committee

Keterangan umur , pendidikan , keanggotaan di direksi , kepemilikan saham di Volvo dan tahun mereka bergabung dengan CEO Volvo.

      Auditor eksternal

Auditor melaporkan temuan mereka kepada pemegang saham dengan laporan audit yang mereka hadirkan dalam rapat umum tahunan pemegang saham .Sebagai tambahan , laporan auditor merinci temuan yang dibuat sejak pertemuan terakhir dengan komis audit setiap rapat biasa komisi audit dan pertemuan dnegan direksi secaralengkap setahun sekali .

 

Pengaturan pengendalian internal terhadap pelaporan keuangan

            Volvo telah lama memiliki sebuah organisasi pengendalian internal. Menindak lanjut prosedur dan kebijakan yangharus disesuaikan sehingga mereka sesuai dengan keputusan SOX yang berhubungan dengan fakta bahwa saham volva telah terdaftar di SEC.

Volvo merupakan sebuah kerangka kerja yang diperkenalkan oleh COSO. COSO terdiri dari 5 komponen yang saling berhubungan. Komponen tersebut adalah, pengendalian lingkungan, risiko penilaian, pengendalian aktivitas, informasi dan komunikasi dan pengawasan.

 

Ketentuan renumerasi dan ketentuan kepegawaian lainnya untuk group executive committee

            Pedoman ketentuan adalah renumerasi dan ketentuan kepegawaian lainnya untuk manajemen perusahaan harus kompetitif untuk memastikan bahwa Volvo bisa menarik dan memelihara kemampuan seorang Group Executive Committee.

 

Pengungkapan dan Laporan Bisnis di Internet

            WWW terus digunakan sebagai sebuah ruang penyebaran informasi dengan media cetak yang selalu medapat peran kedua. Sebuah perkembangan penting yang akan memfasilitasi pelaporan bisnis melalui web adalah XBRL. XBRL adalah sebuah system penamaan informasi atau data. “ tanda “ data yang bekerja seperti barcode, menggambarkan informasi keuangan yang mereka pasangkan. Menurut Lembaga Riset eksekutif Keuangan XBRL akan berpengaruh besar dalam perniagaan pada abad 21 sebagai pembukaan pencatatan ganda dalam revolusi industry.

            Sekali diterapkan XLBR akan secara otomatis menerjemahkan informasi bisnis apapunyang dikehendaki sehingga informasi hanya perlu dimasukan sekali. Pengelompokan XLBR telah dikembangkan untuk GAAP AS dan Jerman serta untuk IFRS, yang mampu membuat persiapan laporan keuangan sesuai dengan semua standart akuntansi ini.

 

 

PENGUNGKAPAN LAPORAN TAHUNAN DI NEGARA-NEGARA DENGAN PASAR BARU MUNCUL

            Pengungkapan dalam laporan keuangan perusahaan dari Negara pasar baru munculbiasanya kurang luas dan kurang dapat dipercaya dari pada Negara berkembang. Level pengungkapan yang rendah dari Negara pasar yang baru muncul konsisren dengan system pemerintahan dan keuangan perusahaan mereka. Pad aumumnya hanya aka nada sedikit tuntutan untuk bisa dipercaya, pengungkapan kepada publik yang tepat waktu daripada lebih mengembangkan ekonomi.

 

IMPLIKASI BAGI PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN DAN MANAJER

            Penggunalaporan keuangan mengharapkan tingkat pengungkapan dan praktik paloran keuangan yang luas walaupun para manajer diberbagai perusahaan terus terpengaruh dengan biaya pengungkapan informasi kepemilikan, tingkat pengungkapan yang bersifat keharusan dan sukarela terus meningkat diseluruh dunia.

 Choi, Frederick D.S., and Gerhard D. Mueller, 2005., Akuntansi Internasional – Buku 1, Edisi 5., Salemba Empat, Jakarta

 
Komentar Dimatikan

Ditulis oleh pada April 7, 2013 in Akuntansi Internasional

 

AKUNTANSI KOMPERATIF : AMERIKA DAN ASIA

Lima Sistem Akuntansi Keuangan Nasional

  1. AMERIKA SERIKAT

            Akuntansi di amerika serikat diatur oleh badan sector khusus Dewan Standar Akuntansi Keuangan, akan tetapi yang menjadi penyokong kewenangan terhadap standarisasi mereka adalah agensi kepemerintahan Komisi Keamanan dan Kurs ( SEC ).

            Kunci utama yang memungkinkan system Shared Power ini berkerja dengan efektif adalah 1973 SEC Accounting Series Release ( ASR ) no 150. Hingga tahun 2002, Institut Serifikasi Akuntansi Publik America ( AICPA ), sebagai badan khusus lainnya juga mengaudit standarisasi mereka.

  1. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

            System yang dianut AS tidak memiliki persyaratan legal untuk publikasi mengenail lapporan audi periodic keuangan. Perusahaan ASdibentuk di bawah hokum Negara bukan hokum federal.

            Banyak dari peraturan tersebut tidak kaku memaksa serta laporan yang diberikan kepada agensi local sering kali tidak bisa diketahui umum.dengan demikian audit tahunan serta persyaratan laporan keuangan secara realities hanya ada pada tingkat federal saja seperti yang dispesifikasikan oleh SEC. oleh karna itu SECmemiliki yuridiksi terhadap oerusahaan yang terdaftar dipertukaran stok AS serta perusahaan yang berdagang over the counter.

            SEC memiliki kewenangan penuh untuk menjelaskan standar akuntansi dan laporan keuangan kepada perusahaan publik akan tetapi bergantung pada sector swasta dalam penerapan standarisasi.

            FSAB dibentuk tahun 1973 dan telah mengeluarkan Lap Standar Akuntansi Keuangan 158 ( SFASs ). Tujuan SFASs adalah untuk menyediakan informasi yang berguna untuk para investor baik yang telah maupunyang berpotensi jadi infestor.

            Konsep akuntansi yang umum berlaku ( GAAP ) terdiri atas seluruh standar akuntansi keuangan, peraturam, regulasiyang harus dipatuhi dalam mempersiapkan laporan keuangan. SFASs merupakan komponen utama dari GAAP.

            PCAOB adalah sebuah organisasi non profit yang diawasi langsung oleh  SEC. PCAOB memiliki tanggung jawab sebagai berikut :

  1. Menetapkan audit, pengendlian kualitas, etika, kemandirian dan standarisasi lainnya.
  2. Mengawasi subjek audit
  3. Memerikasa akuntandi firma publik
  4. Mendukung akuntansi firma publik

            POACB secara efektif berasumsi bahwa tanggung jawab itu muncul dari AICPA. Laporan auditor terdiri atas dua laporan yaitu, laporan keuangan dan pengendalian internal. Laporan keuangan diperkirakan “ penampilan secara jujur”  mengenai posisi keuangan perusahaan serta hasil operasional yang “ sesuai dengan prinsip akuntansi laporan keuangan secara jujur”.

  1. Laporan Keuangan

Tipe laporan keuangan tahunan pada perusahaan besar AS :

  1. Laporan manajemen
  2. Laporan auditor indipenden
  3. Laporan keuangan primer
  4. Diskusi manajemen
  5. Penjelasan mengenai kebijakan akuntansi dan dampaknya
  6. Catatan atsa laporan keuangan
  7. Perbandingan data keuangan
  8. Data triwulan
  9. Patokan Akuntansi

            Patokan AS berasumsi bahwa kesatuan bisnis akan terus berlangsunh jika terus diperhatikan. Goodwill dikapitalisasi sebagai selisih antara harga pasar yang dipertimbangkan dalam penukaran harga pasar dibawah asset bersi yang diperoleh. Penyesuaian niali mata uang diperbolehkan setelah adanya penggabungan bisnis. LIFO FIFO dan metode biaya rata-rata diperbolehkan dan telah digunakan secara luas untuk persediaan.

 

  1. MEKSIKO

            Banyaknya perusahaan meksiko yang dikontrol perseorangan, perusahaan meksiko biasanya menjaga informasi dan merahasiakan laporan keuangan mereka. Hal ini telah berubah. Pengaruh AS terhadap perekonomian meksiko meluas hingga akuntansi. NAFTA memberika tren terbaru mengenai kerja sama yang lebih akurat antara organisasi meksiko, kanada dan AS. Meksiko juga bekomitmen untuk berkerjasama dengan IFRS. Sekarang meksiko menurut pada IASB sebagai panduan dalam menyelesaikan permasalahan akuntansi yang muncuk.

  1. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

            Standar akuntansi dikeluarkan oleh CINIF. CINIF adalah tekanan terencana dalam sector publik setelah Financial Accounting Standards Board dari AS dan Internasional Accounting Standards Board. Secara spesifik makan bertujuan untuk menyatukan GAAP meksiko dengan IFRS.

            Prinsip akuntansi meksiko tidak membedakan antara perusahaan besar dan kecil, serta dapat diaplikasikan disemua bidang. Persyaratan yang dibutuhkan untuk mempersiapkan laporan nkeuangan adan audit berbeda-beda, begantung pada tipre ukuran perusahaan.

 

  1. Laporan Keuangan

            Tahun fiscal perusahaan di meksiko harus bersamaan dengan kalender tahunan. Perbandingan laporan keuangan gabungan harus disiapkan antara lain :

  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan perubahan ekuitas pemegang saham
  4. Laporan perubahan posisi keuangan
  5. Catatan
  6. Patokan Akuntansi

            Laporan keuangan gabungan disiapkan saat induk perusahaan mengontrol perusahaan lainnya. Goodwill merupakan kelebihan harga pembelian terhadap nilai sekarang asset bersih. Asset berwujud akan didepresiasi berdasarkan masa menfaat. Asset berwujud tidak diamortisasi dll.

 

  1. JEPANG

            Pembukuan dan laporan keuangan jepang menggambarkan adanya percampuran dari pengaruh domestic dan internasional. Perusahaan jepang memiliki ketertarikan ekuitas tersendiri, dan sering kali bergabung dengan fiema milik pribadi yang lain. Keterhubungan daerah investasi industry konglomerat raksaksa disebut kieretsu.

            Bentuk bisnis keiretsu telah ditransformasi saat jepang mengambil alih perbaikan structural untuk menggerakan stagnasi ekonomi yang dimulai pada tahun 1990-an.

            Akuntansi : Big Bang “ mulai ditunjukan diakhir 1990-an untuk menciptakan perekonomian jepang yang sehat sehingga perusahaan menjadi lebih transparan dan membawa jepang kea rah standarisasi social.

  1. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

            Pemerintahan nasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap akuntansi jepang. Regulasi akuntansi berdasarkan pada 3 hukum, undang-undang perusahaan, undang-undang pertukaran dan sekuritas dan undang-undang pajak penghasilan perusahaan.

            Kepemilikan perusahaan publik harus memenuhi persyaratan lanjutan dari undang-undang pertukaran dan sekuritas ( SEL ) yang diatur oleh FSA. SEL terbentuk setelah securities Acts AS dan menitikberatkan pada jepang melalui AS.

  1. Laporan Keuangan

            Perusahaan yang bergabung dibawah undang-undang perusahaan dibutuhkan untuk mempersiapkan laporan yang berwenang untuk disetujui pada saat rapat para pemegang saham, yang isinya :

  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan atas peubahan ekuitas pemegang saham
  4. Laporan bisnis
  5. Jadwal terkait
  6. Patokan Akuntansi

            Goodwill dihitung dengan dasar harga pasar asset bersih yang didapatkan dan diamortisasi. Persediaan yang ada harus dihitung apakah cocok dengan biaya atau lebih rendah atau nilai keuntungan bersih. FIFO, LIFO serta metode biaya rata-rata semuanya menerima metode cost flow, dengan rata-rata yang paling popular.

            Biaya penelitian dan pengembangan juga dibebeankan saat terjadi.pajaktangguhan dipersiapkan untuk perubahan sepanjang waktu dengan menggunakan metode kewajiban. Perubahan praktik akuntansi antara lain :

  1. Kebutuhan untuk laporan arus kas
  2. Penambahan jumlah anak perusahaan yang bergabung
  3. Penambahan jumlah perusahaan afiliasi menggunakan metode ekuitas
  4. Menilai pesediaan dengan biaya yang lebih rendah
  5. Akrual penuh bagi kewajiban pension dan pemberhentian kerja lainnya

 

  1. CINA

            Akuntansi cina memiliki sejarah yang panjang. Karektiristik dasar akuntansi cina dimulai sejak pembentukan RRC pada tahun 1949. Cina menerapkan ekonomi yang sangat terpusat, memperlihatkan prinsip dan pola Marxis meniru system kesatuan soviet. Pelaporan keuangan terjadwal dan lengkap, pelaporan keuangan ditekankan adanya neraca yang merefleksikan sumber daya dan penggunaan dana. Sistim ini berfokus pada pemeliharaan dan akuntabilasi atau pemenuhan produksi dan tujuan lainnya.

            Ekonomi cina digambarkan sebagai ekonomi hybrid, dimana nwgara mengontrol komoditas dan industry strategis, sementara industry lainnya seperti perdagangan dan sector swasta ditumbuhkan dengan system yang berorintasi pada pasar.

  1. Regulasi dan Pelaksanaan

            Aktivitas ini meliputi perumusan strategi ekonomi jangka panjang dan menentukan perioritas  alokasi dana pemerintah, departemen bertanggung jawab atas :

  1. Merumuskan dan melaksanakan kegiatan ekonomi, pajak dan kebijakan lainnya
  2. Mempersiapkan anggaran belanja tahunan dan laporan fiscal
  3. Mengatur pendapatan dan pengeluaran Negara
  4. Mengembangkan manajemen keuangan dan system pajak

            Pada tahun 1992, departemen keuangan mengeluarkan ASBE. Setelah lahirnya ASBE dapartemen keuangan mengganti lebih dari 40 ragam system akuntansi  dengan 13 industri dan system kepemilikan yang berdasarkan system akuntansi. Tahun 1998 dibentuk CASC sebagai lembaga berwenang di dalam departemen keuangan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi. Setelah terbentuk CASC mulai mengeluarkan standar dari topic tentang laporan arus kas, penataan kembali utang, pendapatan, transaksi, kejadian bersyarat dan sewa.standar tersebut dimaksudkan untuk memusatkan standar akuntansi cina dengan IFRS.

 

  1. Pelaporan Keuangan

            Periode pembukaan diminta sesuai dengan kalender tahunan, laporan keuangan terdiri atas :

  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan arus kas
  4. Laporan perubahan ekuitas
  5. Catatan

 

  1. Patokan Akuntansi

            Goodwill adalah perbedaan antara biaya dan harga pasar asset dan kewajiban yang diakuisisi. ,etode ekuitas digunakan bagi investasi dalam rekaan. Jika berada di lingkungan induk perusahaan poin-poin moneter diterjemahkan pada nilai tukar tahunan. Harga perolehan adalah basis untuk penilaian asset berwujud. Metode akselerasi dan depresiasi unit produksi juga bisa diterima.

 

  1. INDIA

            Perekonomian eropa mulai bersaing dengan india setelah portugis tiba tahu 1498. Dari tahun 1947-1970 ekonomi india digolongkan dengan bergaya program sosialisasi pemerintahan terpusat dan industry pengganti barang impor. Pertumbuhan ekonomi dibatasi oleh infrastrukstur yang tidak memadai, hambatan birograsi dan birokrasi berlebihan, kekakuan buruh pasar dan korupsi.

 

  1. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

            Akta perusahaan 1956 diatur dan diperbaharui oleh agen pemerintah, departemen urusan [erusahaan. Akte tersebut ,menyediakan cara kerja yang luas yang disebut kitab akuntansi dan persyaratannya untuk sebuah audit. Menurut akta kitab akuntansi :

  1. Harus memberikan sudut pandang yang adil dan sebenarnya
  2. Harus tetap pada basis akrual sesuai dengan system akuntansi pencatatan ganda

 

  1. Pelaporan Keuangan

            Laporan keuangan terdiri dari neraca 2 tahun, laporan laba rugi, laporan arus kas dan kebijakan akuntansi dan catatan.perusahaan yang tidak terdaftar hanya perlu menyiapkan inti laporan saja, tapi perusahaan terdaftar harus menyiapkan laporan gabungan dan inti,

 

  1. Pengukuran akuntansi

            Goodwill berbeda diantara perhitunganyang ada dan hasil jumlah asset dan hutang yang diperoleh. Asset tetap dinilai baik dalam harga perolehan atau harga wajar. Asset tidak berwujud biasanya diamortisasi lebih dari 10 tahun. Sewapembiayaan dikapitalisasi dalam nilai lancer pasar dan didepresiasi terhadap masa penggunaan sewa. Sewa operasional dicatat sebagai biaya dengan metode garis lurus.

 

Choi, Frederick D.S., and Gerhard D. Mueller, 2005., Akuntansi Internasional – Buku 1, Edisi 5., Salemba Empat, Jakarta

 
Komentar Dimatikan

Ditulis oleh pada April 7, 2013 in Akuntansi Internasional

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.